PERLENGKAPAN RAFTING


Pastinya jika ingin bermain dengan alam harus ada perlengkapan yang perlu disiapkan sebelum kalian menjalani aktivitas bukan? Begitu juga dengan rafting atau arung jeram. Kegiatan ini juga memerlukan beberapa perlengkapan yang akan menunjang berjalannya kegiatan rafting atau arung jeram dengan aman.
Anda sangat diwajibkan untuk menggunakan beberapa peralatan untuk melengkapi perlengkapan kegiatan rafting atau arung jeram supaya kegiatan pengarungan anda dapat berjalan dengan aman.
Perlengkapan tersebut mulai dari helm, pelampung, dayung, sampai alas kaki (bisa sepatu bisa juga sandal gunung atau sandal yang bertali)
Helm

rafting helm

Helm berfungsi untuk melindungi bagian kepala anda agar dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya benturan – benturan dari yang tidak diinginkan. Karena sangat besar kemungkinannya anda akan terjatuh atau terpental dari perahu disaat sedang berjalannya proses pengarungan jika anda tidak berhati – hati.

 

 

 

 
Pelampung

rafting pelampung

Selain helm, hal wajib yang perlu anda ingat adalah pelampung. Karena pelampung akan menjadi penolong untuk anda jika dalam keadaan terjatuh atau terpental dari perahu. Khususnya belam dapat berenang secara sempurna dan bahkan sama sekali tidak bisa berenang. Jika anda menggunakan pelampung maka tidak memungkinkan anda dapat tenggelam saat proses pengarungan sungai sedang berlangsung.

 

 

 

Dayung

rafting dayung

Alat ini merupakan satu – satunya yang dapat mengontrol lajunya perahu yang anda tumpangi. Alat ini berfungsi untuk membuat perahu maju, mundur, maju kanan, maju kiri, mundur kanan, dan mundur kiri.

 

 

 

 
Alas kaki

rafting sandal

rafting sepatu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jika anda tidak ingin ada kelecetan atau cedera pada bagian kaki anda, kami sangat menyarankan anda untuk menggunakan alas kaki. Alas kaki juga bisa menggunakan sandal gunung atau sandal yang bertali, atau juga sepatu. Asalkan tidak membuat kaki anda menjadi berat atau tidak nyaman.
Kemudian, yang terpenting juga adalah anda harus mematuhi apa yang disampaikan para instruktur atau team guide dan rescue serta kerjasama yang baik dalam proses pengarungan. Supaya kejadian – kajadian yang tidak diinginkan dapat terminimalisir dan terciptanya kegiatan yang aman.